Cara Menulis Nama dan Gelar di Undangan Pernikahan
Aturan intinya ada empat. Gelar di depan nama ditulis tanpa koma (Dr. Ir. Budi Santoso). Gelar di belakang nama didahului koma (Rina Wulandari, S.E., M.M.). Tiap singkatan gelar diberi titik di setiap unsurnya (S.Pd., M.Kom.), tanpa spasi di dalamnya. Dan untuk orang tua yang telah wafat, dipakai Alm. untuk bapak dan Almh. untuk ibu. Selebihnya adalah soal konsistensi dan kesepakatan keluarga.
Ringkasan aturannya
- Gelar depan: Dr., Drs., Dra., Ir., Prof., dr., drg. Ditulis sebelum nama, diberi titik, tanpa koma.
- Gelar belakang: S.E., S.H., S.Pd., S.T., M.M., M.Kom., dan sejenisnya. Didahului koma setelah nama, dan bila ada lebih dari satu dipisahkan koma lalu spasi.
- Singkatan gelar memakai titik di tiap unsur, termasuk unsur terakhir: S.E., bukan SE atau S.E tanpa titik penutup.
- Dr. (doktor) berhuruf awal besar, sedangkan dr. (dokter) dan drg. (dokter gigi) berhuruf kecil.
- H. untuk haji dan Hj. untuk hajah. Keduanya singkatan, jadi diberi titik.
Urutan nama mempelai
Tidak ada aturan baku tentang siapa yang disebut lebih dulu. Banyak keluarga menaruh nama pihak yang menyelenggarakan acara di urutan pertama, sebagian lain mengikuti kebiasaan menyebut mempelai wanita lebih dulu, dan ada juga yang memilih menurut urutan abjad. Pilih satu urutan lalu pakai konsisten di cover, profil, kata-kata undangan, dan pesan pengantar WhatsApp.
Di wizard Velamoir, kartu Mempelai Wanita tampil di atas kartu Mempelai Pria. Ada dua kolom nama untuk masing-masing: Nama Lengkap dan Nama Panggilan. Nama panggilan umumnya dipakai di cover dan judul besar, sedangkan nama lengkap beserta gelar tampil di bagian profil mempelai. Tulis gelar di Nama Lengkap saja, jangan di Nama Panggilan. Tampilan tiap tema berbeda, jadi periksa di pratinjau tema yang kalian pilih.
Gelar akademik: koma dan titik
Gelar di depan nama
Gelar depan ditulis langsung sebelum nama tanpa koma, dan bila lebih dari satu, dipisahkan spasi: Dr. Ir. Budi Santoso, Drs. Hartono, Dra. Lestari, dr. Rina Wulandari. Perhatikan perbedaan Dr. dan dr.: yang pertama gelar doktor, yang kedua gelar dokter. Menukarnya mengubah makna gelar, jadi cocokkan dengan ijazah atau sumpah profesi pemiliknya.
Gelar di belakang nama
Gelar belakang didahului koma agar terpisah dari nama: Rina Wulandari, S.E. Bila ada dua gelar atau lebih, urutkan dari jenjang yang lebih awal ke yang lebih tinggi, dan pisahkan dengan koma: Budi Santoso, S.T., M.T. Tidak ada spasi di dalam satu gelar, jadi tulisannya S.Pd., bukan S. Pd.
Kalau seseorang memiliki beberapa gelar, undangan tidak wajib memuat semuanya. Tanyakan mana yang ingin dicantumkan, lalu samakan di semua tempat.
Gelar H. dan Hj.
Haji ditulis H. untuk pria dan Hj. untuk wanita, ditaruh sebelum nama: H. Ahmad Fauzi, Hj. Siti Aminah. Kalau orangnya juga bergelar akademik di depan, kebiasaan yang paling umum adalah gelar akademik lebih dulu, lalu H. atau Hj., lalu nama: Dr. H. Ahmad Fauzi, M.Pd. dan Dra. Hj. Siti Aminah. Ini kebiasaan, bukan ketentuan ejaan, jadi ikuti pilihan yang dipakai keluarga.
Nama orang tua dan urutan anak
Pola yang lazim: Putra pertama dari Bapak H. Ahmad Fauzi, S.E. dan Ibu Hj. Siti Aminah. Nama ayah ditulis lebih dulu, diikuti nama ibu. Urutan anak ditulis dengan kata bilangan tingkat: putra pertama, putri kedua, putra ketiga, putri bungsu, atau putra tunggal. Kalau ingin memakai angka, awalan ke- disambung dengan tanda hubung (putra ke-2).
Di Velamoir, kolom yang relevan adalah Anak ke-, Nama Ayah, dan Nama Ibu. Semua tema menambahkan sendiri kata “Bpk.” di depan nama ayah dan “Ibu” di depan nama ibu, serta kata “dari” setelah urutan anak. Jadi isi kolomnya hanya nama dan gelar, tanpa awalan Bapak atau Ibu, dan tanpa kata “dari”:
Cara mengisi, lalu hasil kira-kira di undangan
Anak ke-: Putri kedua Nama Ayah: H. Ahmad Fauzi, S.E. Nama Ibu: Hj. Siti Aminah Tampil: Putri kedua dari Bpk. H. Ahmad Fauzi, S.E. & Ibu Hj. Siti Aminah
Tata letak tiap tema berbeda; sebagian memecahnya ke beberapa baris. Kolom Nama Ayah dan Nama Ibu keduanya wajib terisi supaya undangan bisa diterbitkan. Untuk keluarga dengan kondisi khusus, misalnya orang tua yang bercerai atau ada orang tua sambung, tulis sesuai yang disepakati keluarga.
Menulis almarhum dan almarhumah
Bapak yang telah wafat ditulis dengan Alm. (almarhum), ibu dengan Almh. (almarhumah), diawali huruf besar dan diakhiri titik. Letaknya umumnya sebelum nama atau gelar haji, misalnya Alm. H. Slamet Raharjo atau Almh. Hj. Sumiati. Sebagian keluarga lebih suka menuliskannya di dalam tanda kurung, (Alm.) H. Slamet Raharjo, atau menulis kata almarhum secara lengkap. Ketiganya dipakai orang; yang penting pilih satu bentuk dan pakai sama untuk semua nama.
Karena tema menambahkan “Bpk.” di depan, isian Alm. H. Slamet Raharjo akan tampil sebagai “Bpk. Alm. H. Slamet Raharjo”. Apakah almarhum perlu disebut atau tidak sepenuhnya keputusan keluarga; ada yang memilih menyebutnya sebagai bentuk penghormatan, ada yang tidak. Bicarakan dulu dengan keluarga besar sebelum menulis.
Contoh benar dan keliru
| Keliru | Benar | Yang diperbaiki |
|---|---|---|
| Budi Santoso SE MM | Budi Santoso, S.E., M.M. | Koma sebelum gelar dan titik di tiap unsur |
| Rina Wulandari S.Pd | Rina Wulandari, S.Pd. | Koma sebelum gelar dan titik penutup |
| Hartono, S. T. | Hartono, S.T. | Tidak ada spasi di dalam gelar |
| Dr Ir Hartono | Dr. Ir. Hartono | Titik pada tiap singkatan gelar depan |
| Dr., H. Ahmad Fauzi | Dr. H. Ahmad Fauzi | Tidak ada koma setelah gelar depan |
| Haji Ahmad Fauzi S.Pd | H. Ahmad Fauzi, S.Pd. | Singkatan H. dan koma sebelum gelar belakang |
| Hj Siti Aminah | Hj. Siti Aminah | Titik pada singkatan Hj. |
| Dr. Rina Wulandari (dokter) | dr. Rina Wulandari | Dokter berhuruf kecil, doktor berhuruf Dr. |
| H. Slamet (alm) | Alm. H. Slamet | Alm. berhuruf besar, diakhiri titik, ditaruh sebelum nama |
| Putra ke 2 | Putra kedua atau putra ke-2 | Tanda hubung setelah ke- bila memakai angka |
Pengecekan sebelum disebar
- Minta orang tua atau sesepuh membaca ulang nama dan gelar mereka. Mereka yang paling tahu ejaan yang benar.
- Cocokkan gelar dengan ijazah atau kartu profesi, terutama pada gelar yang hanya berbeda satu huruf seperti Dr. dan dr.
- Samakan penulisan di semua tempat: cover, profil, kata-kata undangan, dan pesan WhatsApp. Contoh kalimat yang bisa disesuaikan ada di panduan kata-kata undangan.
- Periksa tampilan di pratinjau, karena beberapa tema menata huruf dengan gaya berbeda.
- Setelah terbit pun ejaan masih bisa diperbaiki; perubahan yang disimpan tampil di tautan yang sama.
Kalau kalian belum mengisi bagian lain, urutan pengerjaan lengkapnya ada di panduan membuat undangan digital sendiri, dan variasi kalimat pembuka ada di contoh kata-kata undangan pernikahan digital.
Nama dan gelar kalian, tertulis rapi
Isi nama mempelai dan orang tua di wizard Velamoir, lalu lihat langsung bagaimana tema pilihan kalian menampilkannya.
Artikel terkait