Kata & Naskah

12 Contoh Kata-Kata Undangan Pernikahan Digital, Siap Salin

Diterbitkan 3 September 20267 menit baca

Kata-kata pembuka sering jadi bagian paling lama dikerjakan saat menyiapkan undangan — bukan karena sulit, tapi karena terlalu banyak pilihan. Artikel ini mengumpulkan 12 contoh siap salin untuk berbagai gaya, supaya kalian tinggal menyesuaikan nama, tanggal, dan sedikit rasa bahasa sebelum dipakai.

Apa bedanya kata-kata digital dan cetak?

Undangan cetak biasanya harus muat dalam satu-dua halaman kartu, jadi kalimatnya dipadatkan. Undangan digital tidak punya batas fisik seperti itu — kalian bisa menulis lebih leluasa, menambahkan detail acara di halaman terpisah, bahkan menyertakan foto dan video. Tapi bagian pembuka (yang tamu baca pertama kali di cover) tetap sebaiknya singkat. Anggap kata-kata di bagian pembuka sebagai “sapaan”, dan detail lengkap (rundown acara, lokasi, RSVP) cukup diletakkan di bagian bawahnya.

Satu hal lagi yang khas digital: nama tamu bisa muncul otomatis di cover, jadi kalimat pembuka biasanya ditulis untuk menyapa satu orang/keluarga (“Kepada Bapak/Ibu/Saudara/i [Nama]”), bukan generik seperti undangan cetak yang dicetak massal. Cara kerjanya dibahas lebih lanjut di bagian menyisipkan nama tamu otomatis.

12 contoh kata-kata siap salin

Semua contoh di bawah memakai nama contoh “Kirana & Bagas” — ganti dengan nama kalian, dan sesuaikan sapaan (Bapak/Ibu/Saudara/i) dengan kebiasaan keluarga.

Formal

Formal — versi 1

Dengan memohon rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami: Kirana & Bagas Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu.

Formal — versi 2

Tanpa mengurangi rasa hormat, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk berkenan hadir pada acara pernikahan kami, Kirana & Bagas. Kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i akan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami.

Islami — dengan doa pembuka

Undangan bergaya Islami biasanya dibuka dengan salam dan sering menyertakan potongan ayat yang memang lazim dipakai untuk konteks pernikahan, misalnya QS. Ar-Rum ayat 21. Gunakan secukupnya, jangan dipaksakan kalau kalian merasa lebih pas tanpa kutipan ayat.

Islami — versi 1 (dengan kutipan ayat)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh "Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang." (QS. Ar-Rum: 21) Ya Allah, satukanlah kami dalam ridho-Mu. Dengan mengharap rahmat dan ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i pada pernikahan kami, Kirana & Bagas.

Islami — versi 2 (ringkas)

Bismillahirrahmanirrahim. Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala atas rahmat dan karunia-Nya, kami akan melangsungkan pernikahan: Kirana & Bagas Kami mohon doa restu serta kehadiran Bapak/Ibu/Saudara/i pada hari bahagia kami.

Jawa / Nusantara

Gaya ini cocok untuk undangan bernuansa adat — kalimat pembuka bisa memakai sedikit bahasa daerah lalu diikuti terjemahan, supaya tetap dipahami tamu dari luar daerah.

Jawa / Nusantara — versi 1

Nuwun sewu, keparenga kula sekaliyan ngaturaken uninga bilih: (Mohon izin, perkenankan kami memberitahukan bahwa:) Kirana & Bagas badhe dhaup (akan melangsungkan pernikahan). Kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk berkenan hadir dan memberikan doa restu.

Jawa / Nusantara — versi 2

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Menawi keparengan, kami sekeluarga bermaksud mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i pada acara pawiwahan (pernikahan) kami, Kirana & Bagas. Rawuh saha berkah pandonganipun panjenengan minangka kabagyan kagem kula sekaliyan (kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara/i adalah kebahagiaan bagi kami).

Santai

Santai — versi 1

Hai! Kami, Kirana & Bagas, mau nikah! 🎉 Kalian salah satu orang penting yang pengin banget hadir di hari itu. Yuk mampir, makan-makan, dan doain kami ya!

Santai — versi 2

Setelah sekian lama, akhirnya kami memutuskan untuk lanjut ke jenjang yang lebih serius. Kirana & Bagas mengundang kamu untuk merayakan hari bahagia kami. Datang ya, kehadiranmu artinya banyak buat kami berdua.

Bahasa Inggris singkat

English — versi 1

Together with our families, we joyfully invite you to celebrate our wedding. Kirana & Bagas We would be honored to have you with us on our special day.

English — versi 2

We are getting married, and we would love for you to be part of it. Kirana & Bagas Please join us as we begin this new chapter together.

Pesan pengantar WhatsApp (dengan tautan)

Ini bukan isi undangan itu sendiri, tapi kalimat pengantar yang dikirim lewat WhatsApp bersama tautan undangan — pembahasan lebih lengkap ada di panduan cara mengirim undangan digital lewat WhatsApp.

Pengantar WhatsApp — versi 1

Assalamu'alaikum, Bu/Pak [Nama] 🙏 Izin mengabarkan, kami Kirana & Bagas akan melangsungkan pernikahan pada [tanggal]. Berikut undangan digital kami, mohon doa restu dan kehadirannya: [tautan undangan]

Pengantar WhatsApp — versi 2

Hai [Nama]! Kami mau kasih tahu kabar baik — Kirana & Bagas akan menikah 🎉 Undangan lengkap (tanggal, lokasi, RSVP) ada di tautan ini ya: [tautan undangan] Ditunggu kehadirannya!

Menyisipkan nama tamu otomatis

Salah satu perbedaan terbesar undangan digital dari cetak: nama tamu bisa muncul otomatis di cover, bukan ditulis manual satu-satu. Di Velamoir, ini bekerja lewat tautan pribadi — begitu kalian menambahkan nama tamu di dashboard, sistem membuatkan satu tautan khusus untuk tamu itu (mengandung nama atau kode uniknya). Saat tamu membuka tautannya sendiri, cover otomatis menyapa “Kepada Bapak/Ibu/Saudara/i [Nama Tamu]” tanpa kalian perlu mengetik satu per satu.

Tautan yang sama juga dipakai untuk mencatat siapa yang sudah mengisi RSVP — jadi personalisasi nama dan pemantauan kehadiran jalan bersamaan, satu tautan untuk dua fungsi. Fitur daftar tamu dengan tautan pribadi ini tersedia mulai paket Basic; paket Teks (gratis) memakai cover universal tanpa nama tamu.

Jujur soal batasannya: tautan pribadi bukan sihir — kalian tetap perlu memasukkan nama tamu satu kali ke daftar tamu di dashboard supaya sistem tahu siapa yang harus disapa. Setelah itu barulah tautannya dibuat otomatis dan siap dibagikan.

Sebelum kalian kirim

  • Baca ulang dengan suara keras — kalimat yang enak dibaca biasanya juga enak didengar.
  • Samakan nada bahasa di seluruh undangan. Jangan campur gaya sangat formal di cover dengan bahasa gaul di bagian acara.
  • Cek ejaan nama kalian berdua dan tanggal acara — ini bagian yang paling sering luput justru karena sudah terlalu hafal.
  • Kalau memakai kutipan ayat atau bahasa daerah, minta orang tua atau tokoh keluarga mengecek ketepatannya sebelum disebar.
  • Simpan satu versi teks polos (tanpa format) sebagai cadangan pesan WhatsApp, terpisah dari tampilan undangan digitalnya.

Sudah punya kata-kata, tinggal pilih panggungnya

Velamoir menyediakan enam tema undangan digital, dari Nusantara sampai Minimalis — tinggal isi naskah kalian dan sesuaikan nama tamu.

Artikel terkait